Minggu, 01 Oktober 2017


~" SAYAP YANG PATAH "~

Burung-burung berkicau riang
Menari-nari di atas awan
Awan putih berterbangan
Daun-daun ikut bergoyang
Lihatlah burung kecil itu
Ia meringis kesakitan
Sayapnya patah dan berdarah
Tak sanggup lagi untuk terbang
Seperti saat kau hadir dalam hidupku
Kau merubah hitam menjadi pelangi
Merubah air mata menjadi senyawa bahagia
Dan membuatku terbang ke nirwana
Lalu kenapa tiba-tiba kau pergi
Dan kau patahkan sayap ini
Apa kau tau rasanya seperti apa??
Sakit.. Sangat sakit
Mungkin sakit ini tak seberapa
Tapi dengan kau patahkan sayap ini
Aku tidak bisa terbang mencari cinta yang lain
Dan itu membuatku tersiksa selamanya
Tuhan...
Sesakit inikah rasanya mencintai
Apakah dia yang telah pergi akan kembali?
Karena hanya dia yang selalu ku nanti
Untuk saat ini dan sampai akhir hayat ini....

Sabtu, 26 Agustus 2017

Rindu Terindah


Jarak memisah jiwa
Purnama enggan memberi terang
Diam, di keheningan malam
Kabut, pekat penuh gulita
Angin membelai lembut
Terbang membawa luka
Sepi merasuk ke tubuh
Hati menggigil tiada terkira
Cinta..
Apa kau tau rindu terindah?
Rindu terindah laksana bunga
Di saat mulai bermekaran
Kau dapat mencium aroma cinta
Peluklah hatiku
Dengan hangat cintamu
Kan ku petik sejuta bintang
Untuk ku persembahkan
Untukmu yang tak tergantikan :-)

Jumat, 25 Agustus 2017

Waktu

Dalam sunyi aku berjalan
Menapaki jalan penuh kegelapan
Dari jauh ku lihat setitik cahaya
Semakin redup lalu tak menyala
Aku takut dan teriak sejadinya
Dimanakah aku?
Kemana aku akan pergi?
Oh Tuhan..
Apakah waktuku telah habis?
Secepat inikah aku hidup?
Aku menangis di iringi penyesalan
Suatu ketika aku melihat cahaya
Aku berlari dengan sangat cepat
Berharap Tuhan memberikan sedikit waktu
Namun cahaya itu menghilang
Dan dunia pun berkata
Selamat jalan...